Nilai Hospitalitas Dalam Budaya Raputallang: Upaya Gereja Mencegah Kasus Bunuh Diri

  • Ayu Purnama Sari Institut Agama Kristen Negeri Toraja
  • Kristiani Ela Institut Agama Kristen Negeri Toraja
Keywords: bunuh diri, gereja, hospitalitas, raputallang, Toraja

Abstract

Masyarakat Toraja dikenal sebagai masyarakat yang kaya akan kebudayaan dan tingkat toleransi yang tinggi, baik dalam keluarga maupun dalam kehidupan sosialnya. Namun, fakta yang ditemui ada begitu banyak kasus yang menarik perhatian yaitu kasus bunuh diri yang beberapa waktu yang lalu sangat marak terjadi di daerah Toraja. Salah satu penyebab terjadinya bunuh diri adalah karena tidak adanya perhatian dari orang disekitar individu tersebut dalam menghadapi persoalan kehidupannya, dalam hal ini tidak adanya nilai hospitalitas yang diterapkan dalam menjalin hubungan sosial. Kurangnya cinta kasih yang terjalin dalam sebuah hubungan dapat mengakibatkan seseorang memilih tindakan bunuh diri sebagai jalan untuk terlepas dari persoalan tersebut. Salah satu budaya atau filosofi yang masih dipegang oleh masyarakat Toraja sampai saat ini adalah raputallang. Di dalam raputallang terdapat nilai-nilai hospitalitas Kristen yang dapat dijadikan sebagai pedoman masyarakat Toraja secara khusus Gereja dalam membangun hubungan dengan sesamanya. Karena itu penulis ingin menjelaskan nilai-nilai hospitalitas Kristen yang terdapat dalam raputallang sebagai dasar bagi Gereja dalam mencegah kasus bunuh diri. Untuk mencapai tujuan tersebut, penulis menggunakan metode studi pustaka serta model sintesis dari Stephen B. Bevans. Hasilnya, nilai kepedulian dalam budaya raputallang seyogyanya mampu mencegah seseorang melakukan bunuh diri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustina, D. (2021). Pasangan Kekasih Tewas di Kamar Kos, Kasus Bunuh Diri Keempat Selama Januari 2021 di Tanah Toraja. Tribunnews. Com. http://www.tribunnews.com/regional/2021/02/01pasangan-kekasih-tewas-di-kamar-kos-kasus-bunuh-diri-keempat-selama-januari-2021-di-tanah-toraja

Alexander, A. (2019). Raputallang Sebagai Konsep Konseling Kontekstual di Masyarakat Toraja. BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidiikan Kristen Kontekstual, 2, No. 2.

Ayu, N. P. & I. G. (2021). Gambaran Pengembangan Ide Bunuh Diri Menuju Upaya Bunuh Diri. Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi, 2, No. 1. http://ejournal.uin.suska.ac.id/index.php/Psikobuletin/article/view/9904

Bunuh Diri. (2021). Kareba Toraja.

Firdaus, A. (2021, Desember). Kesehatan Mental dan Fenomena Tragedi Bunuh Diri. Retrieved Juni 2022, from ANTARA: https://www.antaranews.com/berita/2572389/kesehatan-mental-dan-fenomena-tragedi-bunuh-diri

Keke, T. (2021). Seluk Beluk Bunuh Diri. Rumah Media.

Kraybill, D. B. (2005). Kerajaan Yang Sungsang. BPK Gunung Mulia.

Ronda, H. M. (2010). Analisis Faktor Penyebab Utama Kecenderungan Bunuh Diri di Kalangan Remaja Yang Berusia 15-17 Tahun di Makassar. Jurnal Jaffray, 8, No. 1, 35-43.

Maria, H. (2021). Implementasi Makna Hospitalitas Kristen Terhadap Pelayan Gereja dan Anggota Jemaat. BONAFIDE: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 2 No 2, 179–194.

Nainggolang, D. (2021). Kajian Teologi Terhadap Tindakan Bunuh Diri. LUXNOS: Jurnal Sekolah Tinggi Teologi Pelita Dunia, 7, No. 1, 20–35.

Pakpahan, B. J. (2020). Teologi Kontekstual & kearifan Lokal Toraja. BPK Gunung Mulia.

Purwoko, A. M. T. & B. (2022). Studi Kepustakaan Mengenai Landasan Teori Dan Praktek Konseling Expressive Writing.

Rerung, A. E. (2022). Bunuh Diri Bukan Kehendak Bebas Perspektif Neurosains dan Psikoanalisis Sigmund Freud. DANUM PAMBELUM: Jurnal Teologi dan Musik Gerejawi, 2, No. 1, 45-59.

Sanderan, R. (2021). Fenomena Bunuh Diri Remaja Di Toraja Pada Masa Pandemi. PEADA': Jurnal Pendidikan Kristen, 2, No. 1, 31-46.

Suprabowo, G. Y. A. (2020). Memaknai Hospitalitas Di Era New Normal : Sebuah Tinjauan Teologis Lukas 10:25-37. HARVESTER: Jurnal Teologi Dan Kepemimpinan Kristen, 5, No. 1, 43–58.

Susanta, Frans Paillin Rumbi dan Yohanes K. (2021). Jerit Dalam Kesunyian: Fenomena Bunuh Diri dari Perspektif Agama, Budaya dan Sosial. Capiya Publishing.

Susanta, Y. K. (2015). Hospitalitas Sebagai Upaya Mencegah Kekerasan dan Memelihara Kerukunan Dalam Relasi Islam Kristen Di Indonesia. SOCIETAS DEI, 2, No. 1, 281–312.

Zed, M. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan, Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Published
2022-06-30
Section
Articles