Pastoral Umat sebagai Wujud Gereja yang Hidup: Dari Persekutuan Iman Menuju Keterlibatan Sosial

Penulis

  • Florentina B. Fenanlampir STP-IPI Malang
  • Teresia Noiman Derung STP-IPI Malang

Kata Kunci:

pelayanan umat, gereja yang aktif, partisipasi sosial, komunitas dasar gereja, pelayanan yang sesuai konteks.

Abstrak

Penelitian ini membahas tentang bagaimana umat berpastoral sebagai gambaran Gereja yang hidup. Hal ini terlihat dari partisipasi aktif umat dalam menjalani kehidupan iman serta keterlibatan mereka dalam kegiatan sosial. Penelitian ini didasari oleh fakta bahwa banyak orang masih melihat Gereja hanya sebagai tempat untuk beribadah. Sementara itu, partisipasi dalam kegiatan sosial dan tanggung jawab bersama dalam kehidupan gereja masih terbatas karena tantangan zaman sekarang, seperti individualisme, kesibukan sehari-hari, dan pengaruh budaya digital. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan betapa pentingnya peran pastoral umat dalam membangun Gereja yang hidup. Ini dilakukan melalui persekutuan iman, dukungan sosial, dan partisipasi aktif dari umat. Metode yang dipakai adalah penelitian kualitatif dengan cara studi pustaka. Ini dilakukan dengan menganalisis berbagai dokumen teologis, buku, dan jurnal ilmiah yang berkaitan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pastoral umat memiliki peran yang sangat penting dalam mengembangkan kehidupan iman, meningkatkan kepedulian sosial, dan mendorong partisipasi umat melalui komunitas dasar Gereja serta pastoral di wilayah. Selain itu, strategi pastoral yang kreatif dan sesuai dengan konteks, seperti penggunaan media digital, pendampingan bagi kaum muda, dan kerja sama antara imam dan jemaat, merupakan langkah penting untuk menghadapi tantangan zaman. Penelitian ini menyatakan bahwa pendekatan pastoral yang melibatkan partisipasi dan bisa beradaptasi membuat Gereja tetap hidup, relevan, dan peka terhadap kebutuhan nyata masyarakat. Hal ini merupakan wujud kasih Allah di tengah dunia modern.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Andre Shevcenco Mumu. (2025). Pendekatan Pendidikan Pastoral Terhadap Krisis Identitas Remaja Gereja di Era Digital. PASOLO: Jurnal Ilmu Teologi Dan Pendidikan Kristen, 2(1), 1–15. https://doi.org/10.70420/pasolo.v2i1.91

Arif, M. (2015). Individualisme Global di Indonesia (Studi Tentang Gaya Hidup Individualis Masyarakat Indonesia di Era Global) (M. F. I. Drs. M. Qomarul Huda (ed.)). STAIN Kediri Press.

Bheka, T. (2024). Problematika Pastoral Kaum Muda : Starategi Pastoral Berbasis Digital dalam Pastoral Kaum Muda. Jurnal Pendidikan Kristen Dan Katolik, 2(2), 299–309. https://doi.org/https://doi.org/10.61132/tritunggal.v2i2.398

Dina Maria, K. (2023). Analisis faktor penyebab rendahnya pelayanan pastoral oleh dewan stasi santa maria erambu paroki arnoldus yansen-sota. Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke.

F.x. Sugiyana. (2013). Lingkungan Aktualisasi Hidup Jemaat Perana Di Zaman Modern. Kanisius.

Hidah, N. (2003). konsep teologi sosial banawirata. jurusan pebandingan agama fakultas agama islam negeri sunan kalijaga.

Hulu, A. P. T., Anggraini, D. F., & Bambangan, M. (2024). Kontribusi dan Peran Gereja dalam Membangun Solidaritas Pelayanan Sosial di Asia. Lumen: Jurnal Pendidikan Agama Katekese Dan Pastoral, 3(2), 136–143. https://doi.org/10.55606/lumen.v3i2.464

Lande, L., Tukan, T. E., Angi, A., Winey, D., & Adinuhgra, S. (2022). Peran Katekis Untuk Meningkatkan Partisipasi Umat Dalam Kehidupan Menggereja Di Stasi Santo Agustinus Batu Tojah Paroki Santo Klemens Puruk Cahu. Jurnal Pastoral Kateketik, 8(2), 74–89.

Marhadi. (2025). Peran Gereja Dalam Menagani Kemiskinan ( Studi Kasus Gereja Katolik Santo Barnabas Pamulang Timur Tangerang Selatan ). Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

P. Paulus VI. (2017). Lumen Gentium. In The Reception of Vatican II (Issue 5). https://doi.org/10.1093/acprof:oso/9780190625795.003.0003

Paulus VI, P. (1990). Lumen Gentium. Departemen Dokumentasi dan Penerangan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).

Paulus VI, P. (2021). Gaudium et Spes. In Departemen Dokumentasi dan Penerangan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). https://doi.org/10.5840/jcathsoc20161327

Rahmani, N., Salwa, D., Astuti, Y., & Suryanings, S. (2025). Pengaruh Sikap Individualisme Terhadap Implementasi Nilai Filsafat Pancasila di Era Modern Masyarakat Indonesia. 13(11), 1–7. https://doi.org/Prefix doi.org/10.3783/causa.v2i9.2461

Sina, P., Loustar, J., Lawe, G., & Setya, M. (2025). Kepemimpinan Pastoral Kristiani dalam Pespektif Prinsip- prinsip Ajaran Sosial Gereja. Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 5(1), 88–107. https://doi.org/https://journal.sttia.ac.id/skenoo

Sulastri, A., Octaviany, F., & Atikah, C. (2023). Analisis Pendidikan Karakter Untuk Gen-Z di Era Digital. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(6), 23762–2378. https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i6.5662

Zaluchu, S. E. (2021). Metode Penelitian di dalam Manuskrip Jurnal Ilmiah Keagamaan. Jurnal Teologi Berita Hidup, 3(2), 249–266. https://doi.org/10.38189/jtbh.v3i2.93

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-30

Cara Mengutip

Florentina B. Fenanlampir, & Teresia Noiman Derung. (2025). Pastoral Umat sebagai Wujud Gereja yang Hidup: Dari Persekutuan Iman Menuju Keterlibatan Sosial . Vox Dei: Jurnal Teologi Dan Pastoral, 6(1), 102–113. Diambil dari https://jurnal.sttekumene.ac.id/index.php/VoxDei/article/view/800

Terbitan

Bagian

Articles