Model Konseptual Pendidikan Antikorupsi Kristen di Pendidikan Tinggi Keagamaan Kristen Indonesia: Integrasi Teori Kohlberg, Lickona, dan Freire

Authors

  • Mary Monalisa Nainggolan STT Ekumene Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.46408/vxd.v6i1.729

Keywords:

kesadaran kritis Freire, pendidikan antikorupsi, pendidikan Kristen, pendidikan karakter Lickona, perkembangan moral Kohlberg, transformasi sistemik

Abstract

Korupsi merupakan persoalan struktural yang terus melemahkan integritas publik di Indonesia, termasuk di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Kristen (PTKK). Berbagai kajian menunjukkan bahwa pendidikan etika dan antikorupsi di PTKK masih cenderung normatif, individualistik, dan kurang mampu membentuk kesadaran kritis mahasiswa terhadap akar struktural korupsi. Artikel ini bertujuan merumuskan model konseptual pendidikan antikorupsi Kristen yang komprehensif melalui integrai sintesis teoretis antara penalaran moral kritis (Lawrence Kohlberg), pendidikan karakter (Thomas Lickona), dan pedagogi kritis-transformasional (Paulo Freire), dalam kerangka teologi publik dan profetik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif konseptual-kritis dengan metode analisis literatur dan refleksi teoretis terhadap konteks sosial, budaya, dan institusional pendidikan tinggi keagamaan Kristen di Indonesia. Hasil sintesis menghasilkan suatu paradigma model konseptual pendidikan antikorupsi Kristen dengan empat karakter epistemologis utama, yakni kritis, reflektif, komunitarian, dan profetik. Paradigma ini memandang pendidikan bukan sekadar transfer nilai moral, melainkan sebagai praksis pembebasan yang mengintegrasikan kemampuan analisis dilema moral, pembentukan kebajikan dalam komunitas, serta kesadaran kritis terhadap struktur sosial yang koruptif. Artikel ini berkontribusi pada pengembangan kajian pendidikan antikorupsi berbasis teologi Kristen dengan menawarkan landasan paradigmatik yang dapat menjadi rujukan bagi pengembangan kurikulum, pedagogi, dan budaya akademik antikorupsi di PTKK.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdulloh, A. (2025). Strategi Pendidikan Anti Korupsi dalam Perspektif Teori Pendidikan Kritis Paulo Freire. Piwulang: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 7(2), 219–234. https://doi.org/10.32478/v8j8dj42

ARP. (2021). Setelah STT SETIA, Kini Kasus Ijazah Palsu Jerat STTEI. In Majalah Spektrum. https://majalahspektrum.com/2021/10/23/setelah-stt-setia-kini-kasus-ijazah-palsu-jerat-sttei/

Ayuningtyas, D. (2020). IntegrasiKurikulum Antikorupsi: Peluang dan Tantangan. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 06(1), 93–107.

Azizah, U. N. (2024). Character Education and Moral Concepts from Lickona’s and Kohlberg’s Perspectives. Journal of Education and Religious Studies, 4(2), 60–65.

Bhandesa, A. M., Sudarsana, I. M., Susanta, I. P. A. E., Sutrisna, I. P. G., Ardhi Putra, I. B., & Masri, K. A. (2023). Pendidikan Antikorupsi Dalam Kurikulum Pendidikan Tinggi: Studi Korelasi Pada Sikap dan Perilaku Antikorupsi Civitas Akademika ITEKES Bali. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(2), 411–425. https://doi.org/10.37329/cetta.v6i2.2464

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. SAGE.

Freire, P. (1970). Pedagogy of the Oppressed. Herder and Herder.

Freire, P. (1998). Pedagogy of Freedom: Ethics, Democracy, and Civic Courage. Bloomsbury/Rowman & Littlefield.

Freire, P. (2000). Pedagogy of the Oppressed (30th Anniversary ed., M. B. Ramos, Trans.; D. Macedo, Intro.). Continuum.

Giroux, H. A. (2011). On Critical Pedagogy Bloomsbury Academic. Bloomsbury Academic.

Johnston, M. (2021). The Conundrum of Corruption: Reform for Social Justice. Routledge.

Karnawati, K. (2024). Permasalahan dan Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi Keagamaan Kristen di Indonesia. Proceeding National Conference of Christian Education and Theology, 2(1), 31–38. https://doi.org/10.46445/nccet.v2i1.846

Kawung, J. F., & Tuwo, G. (2024). Membangun Budaya Anti Korupsi di Kalangan Akademisi: Peran Strategis Mata Kuliah Pendidikan Anti Korupsi. Didaskalia, Jurnal Pendidikan Agama Kristen IAKN Manado, 5(2), (Jurnal Pendidikan Agama Kristen) Desember 2024 92-98.

Kohlberg, L. (1984). Essays on Moral Development: The Psychology of Moral Development (Vol. 2). San Francisco, CA: Harper & Row.

Komisi Pemberantasan Korupsi. (2023). Laporan Tahunan KPK 2023. Jakarta-KPK.

Lewing, J. M. (2024). A Signature Pedagogy: Virtue-Based Service-Learning and the Theopolitical Ethics of Stanley Hauerwas. Taylor & Francis Online, 51(1–2), 50–69.

Lickona, T. (1991). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Bantam Books.

Lickona, T. (2012). Character Matters. PT. Bumi Aksara.

Lickona, T., Hart, P., Clarke, P., Pike, M. A., & Paul, S.-A. S. (2020). Character development through the curriculum: Teaching and assessing the understanding and practice of virtue. Journal of Curriculum Studies, 53(1), 1–18. https://doi.org/10.1080/00220272.2020.1755996%3Furlappend=%3Futm_source=researchgate.net&utm_medium=article

Mayo, P. (2020). Paulo Freire: His Life, Works and Legacy. Peter Lang.

McMillan, J. H., & Schumacher, S. (2020). Research in Education: Evidence-Based Inquiry. Pearson.

Nasution, N., Malau, R. W. A., Rangkuti, K., Nurhayati, S., & Reh Bungana Beru, R. B. B. (2025). Analisis Pendidikan Antikorupsi di Sekolah Dasar Negeri Bandar Setia dalam Perspektif Kohlberg. BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology), 8(8).

Noor, R. S. (2020). Pendidikan Karakter Anti Korupsi Sebagai Bagian dari Upaya Pencegahan Dini Korupsi di Indonesia. 6.

Ridwan, T. (2019). Kejari Jakarta Timur eksekusi dua terdakwa ijazah palsu STT Setia. In Antara. https://www.antaranews.com/berita/995278/kejari-jakarta-timur-eksekusi-dua-terdakwa-ijazah-palsu-stt-setia

Siregar, R. (2021). Evaluasi Implementasi Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(1), 22–35.

Transparency International. (2025). Corruption Perceptions Index. https://www.transparency.org/en/cpi/2024

UNODC. (2019). Education for Justice: University Module Series on Integrity and Ehics. United Nations Office on Drugs and Crime.

Wijaya, Y. (2020). Public Theology and Corruption Eradication in Indonesia. International Journal of Public Theology, 14(2), 187–204. https://doi.org/10.1163/15697320-01402006

Wright, N. T. (2010). After You Believe: Why Christian Character Matters. HarperOne.

Yanto, O. Y., Samiyono, S., Walangitan, S., & Rachmayanthy, R. (2020). Mengoptimalkan Peran Perguruan Tinggi Dalam Mengurangi Perilaku Korupsi. Jurnal Legislasi Indonesia, 17(1), 70. https://doi.org/10.54629/jli.v17i1.535

Yuliani, N., & Muslim, A. (2024). Integrasi Kebijakan Pendidikan Antikorupsi dengan Kebijakan Pendidikan Karakter. Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area, 12(2). https://doi.org/10.31289/publika.v12i2.12291

Published

2025-06-30

How to Cite

Nainggolan, M. M. (2025). Model Konseptual Pendidikan Antikorupsi Kristen di Pendidikan Tinggi Keagamaan Kristen Indonesia: Integrasi Teori Kohlberg, Lickona, dan Freire. Vox Dei: Jurnal Teologi Dan Pastoral, 6(1), 40–56. https://doi.org/10.46408/vxd.v6i1.729

Issue

Section

Articles