Filosofi Sitou Timou Tumou Tou Merawat Manusia Dalam Bingkai Moderasi Beragama

Penulis

  • Anita Inggrith Tuela Institut Agama Kristen Negeri Manado, Indonesia
  • Yolanda Nani Palar Institut Agama Kristen Negeri Manado, Indonesia
  • Heliyanti Kalintabu Institut Agama Kristen Negeri Manado, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.46408/vxd.v4i2.447

Kata Kunci:

moderasi beragama, Sitou Timou Tumou Tou

Abstrak

Sitou Timou Tumou Tou merupakan filosofi yang hidup dalam kehidupan masyarakat Minahasa. Filosofi ini telah ada sejak lama dan filosofi ini dicetuskan oleh Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi, dengan maksud agar masyarakat Minahasa menjunjung tinggi untuk mengasihi dan mencintai sesama manusia. Namun, seiring berjalannya waktu, makna dari filosofi ini mulai tergeser dari masyarakat Minahasa. Pergeseran ini terlihat dari beberapa situasi, dimana terjadi pembulian di antara agama, budaya yang berbeda bahkan juga agama dan budaya yang sama, tawuran antar kampung yang menyebabkan adanya korban jiwa. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengkaji arti dari filosofi Sitou Timou Tumou Tou, selanjutnya, menghubungkan arti filosofi tersebut dengan nilai-nilai kekristenan dan mengintegrasikan nilai-nilai tersebut dengan prinsip-prinsip moderasi beragama serta mensosialisasikan tulisan ini kepada salah satu desa yang dituju yang berada di Bolaang Mongondow Sulawesi Utara, kemudian melaksanakan Forum Group Discussion di desa tersebut. Untuk mencapai tujuan penelitian ini, perlu menggunakan metode penelitian yang tepat. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur serta menggunakan metode FGD. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kemanusiaan yang terkandung dalam filosofi Sitou Timou Tumou Tou sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan yang terkandung dalam moderasi beragama. Filosofi Sitou Timou Tumou Tou berakar dari nilai-nilai kekristenan yang tertuang dalam Alkitab mengenai ajaran cinta kasih kepada sesama manusia. 

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Adam, L. (1976). Adat Istiadat Suku Bangsa Minahasa. Bhratara.
Andar Ismail. (2020). Selamat Memanusia. Bpk Gunung Mulia.
Bappenas. (2020). Rpjmn Iv 2020-2024.
Detiknews.Com. (2023.). Berita.
Edy Sutrisno. (2019). Aktualisasi Moderasi Beragama Di Lembaga Pendidikan. Jurnal Bimas Islam, 12(1).
Ismail, A. (2019). Selamat Mengindonesia. Bpk Gunung Mulia.
Jeane Marie Tulung. Alter Imanuel Wowor. (2020). Sitou Timou Tumou Tou Dan Mapalus Sebagai Paradigma Misi Gereja. Da’at: Jurnal Teologi Kristen, 1(1).
Permana, F. R. (2020). Mui Jelaskan Kronologis Perusakan Mushala Di Minahasa Utara. Https://Khazanah.Republika.Co.Id/Berita/Q4x1ps428/Mui-Jelaskan-Kronologis-Perusakan-Mushala-Di-Minahasa-Utara.
R. Waluku. (2021). Mutualitas Sitou Timou Tumou Tou: Hospitalitas Kultural Toleransi Komunitas Jawa Muslim Dan Minahasa Kristen Di Tondano. Journal Of Education, Humaniora and Social Sciences (Jehss), 4(2).
Rampengan, P. F. (2015). Sitou Timou Tumou Tou Sebagai Wujud Misi Gereja | Tumou Tou. Https://Www.Ejournal-Iakn-Manado.Ac.Id/Index.Php/Tumoutou/Article/View/19
Sudirman, M. R. (2023). Bentrok Antarormas Di Bitung, Kedua Pihak Sepakat Akhiri Konflik. Www.Bbc.Com.
T. Pangalila Dan Jeane Mantiri. (2020). Nilai Budaya Masyarakat Sulawesi Utara Sebagai Model Pendidikan Toleransi. Ilmiah Mimbar Demokrasi, 20(1).
Tim Penyusun Kementerian Agama Ri. (2019). Moderasi Beragama. Badan Litbang Dan Diklat Kementerian Agama Ri.

Diterbitkan

2023-12-29

Cara Mengutip

Tuela, A. I., Palar, Y. N., & Kalintabu, H. (2023). Filosofi Sitou Timou Tumou Tou Merawat Manusia Dalam Bingkai Moderasi Beragama . Vox Dei: Jurnal Teologi Dan Pastoral, 4(2), 253–267. https://doi.org/10.46408/vxd.v4i2.447

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama