SELF-ACTUALIZATION DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN: PENANGANAN LUKA HATI GEN-Z TERHADAP ORANG TUA

Penulis

  • Yesti Waruwu Sekolah Tinggi Teologi Bethel Indonesia

Kata Kunci:

Generasi Z, luka hati, aktualisasi diri, hubungan orang tua-anak, kesehatan mental

Abstrak

Generasi Z merupakan kelompok yang menghadapi tantangan psikologis signifikan di tengah perubahan sosial yang cepat dan tekanan era digital. Tingginya prevalensi kecemasan, depresi, serta krisis kesehatan mental menunjukkan pentingnya peran keluarga sebagai lingkungan pendukung utama. Namun, relasi orang tua–anak pada Generasi Z kerap diwarnai luka emosional akibat pola asuh otoriter, kurang empati, dan minim validasi emosional, yang berpotensi menghambat proses aktualisasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana pengalaman luka hati terhadap orang tua memengaruhi konsep diri dan perjalanan aktualisasi diri individu Generasi Z, serta mengidentifikasi kondisi lingkungan keluarga yang mendukung pemulihan psikologis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kerangka teori humanistik Carl Rogers. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipatif dan wawancara daring terhadap lima partisipan Generasi Z yang mengungkapkan pengalaman luka emosional terhadap orang tua melalui media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luka batin berdampak signifikan terhadap pembentukan self-concept, menciptakan inkongruensi diri, dan menghambat aktualisasi diri. Namun demikian, dukungan keluarga yang ditandai oleh empati, komunikasi terbuka, dan unconditional positive regard berperan penting dalam proses penyembuhan dan pertumbuhan psikologis Generasi Z.

 

Kata kunci: Generasi Z; luka hati; aktualisasi diri; hubungan orang tua-anak; kesehatan mental.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Auliya, S. N. (2023). Terapi Self-Love: Kamu Hanya Butuh Menjadi Diri Sendiri, Tidak Perlu Terus-Menerus Menunjukkan Kebahagiaan. Anak Hebat Indonesia.

Chiang, S. H. C., & Ellis, A. K. (2019). Does Expectation Influence Relationship? An Investigation of Parental Expectation and Parent-Child Relationship Among Selected Chinese Groups. International Dialogues on Education Journal, 6(1). https://doi.org/10.53308/ide.v6i1.51

Diwyarthi, N. D. M. S., Pasaribu, W., Maq, M. M., Mulyani, D., Syahruddin, Siswatibudi, H., Perang, B., Marissa, A., Iswahyudi, M. S., & Watiningrum, R. Y. (2025). Pengantar Konseling Kesehatan Mental. Cendikia Mulia Mandiri.

Foundation, T. A. E. C. (2021, Maret 4). Generation Z’s Mental Health Issues. The Annie E. Casey Foundation. https://www.aecf.org/blog/generation-z-and-mental-health

Handayani, F. F., & Munastiwi, E. (2022). Implementasi Permainan Tradisional di Era Digital dan Integrasinya dalam Pendidikan Anak Usia Dini. Generasi Emas, 5(2), 11–20. https://doi.org/10.25299/ge:jpiaud.2022.vol5(2).10460

Lopes, D. R., Putten, K. van, & Moormann, P. P. (2015). The Impact of Parental Styles on the Development of Psychological Complaints. Europe’s Journal of Psychology, 11(1), 155–168. https://doi.org/10.5964/ejop.v11i1.836

Palma-Durán, J.-A., & Ruiz-Callado, R. (2023). Discursos Sobre Violencia Filio-Parental En La Red Social Twitter. URVIO. Revista Latinoamericana de Estudios de Seguridad, 35(1). https://doi.org/10.17141/urvio.35.2023.5636

Rumadjak, K. A. (2025). Kajian Filsafat Pendidikan Humanistik Carl Rogers dalam Formasi Calon Imam di Era Revolusi Industri 4.0. Ledalogos: Jurnal Filsafat, 1(2).

Sax, L. (2017). The Collapse of Parenting: How We Hurt Our Kids When We Treat Them Like Grown-Ups. Basic Books.

Suhartono, R. H. S., Sugiarti, L. R., Suhariadi, F., & Anggreaeni, A. B. I. (2025). Mother Wound: No Longer a Legacy for Our Children. Interdiciplinary Journal and Hummanity (INJURITY), 4(7), 459–556. https://doi.org/10.58631/injurity.v4i7.1465

Suprayogi, R. A., Bintari, D. S., Yuzak, N., Sugiarti, L. R., & Suhariadi, F. (2025). Constructing the Meaning of Childhood Parenting Wounds on Self-Management Quality. Journal of Educational Management Research, 4(1), 152–165. https://doi.org/10.61987/jemr.v4i1.845

Thahir, F. A., Hajarini, F. A., Nasution, K., Harahap, T. N., & Wulandari, V. (2023). Kesehatan Mental di Era Generasi Z Dalam Studi Kasus SMP Negeri 36 Medan. Jurnal Media Akademik (JMA), 1(1).

Wu, G., Sueb, R., Zulkifli, A., Hashim, H., & Changli, Y. (2024). The Influence of Parenting Styles on Mental Health Among Children in Henan Province, China. Malaysian Journal of Social Sciences and Humanities (MJSSH), 9, e003026. https://doi.org/10.47405/mjssh.v9i10.3026

Yoanita, D. (2022). Pola Komunikasi Keluarga Di Mata Generasi Z. Scriptura, 12(1), 33–42. https://doi.org/10.9744/scriptura.12.1.33-442

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30

Cara Mengutip

Yesti Waruwu. (2026). SELF-ACTUALIZATION DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN: PENANGANAN LUKA HATI GEN-Z TERHADAP ORANG TUA. Vox Dei: Jurnal Teologi Dan Pastoral, 7(1), 65–77. Diambil dari https://jurnal.sttekumene.ac.id/index.php/VoxDei/article/view/819

Terbitan

Bagian

Articles