Dari Istana Babel ke Indonesia Masa Kini: Relevansi Spiritualitas Daniel bagi Penguatan Toleransi Dalam Moderasi Beragama
DOI:
https://doi.org/10.46408/vxd.v6i1.706Kata Kunci:
Moderasi Beragama, Spiritualitas DanielAbstrak
Keberagaman agama di Indonesia merupakan kekayaan bangsa sekaligus menjadi ancaman konflik agama apabila pemerintah tidak memiliki mekanisme yang kuat mengatur kehidupan bersama antar umat beragama. Dalam waktu beberapa tahun terakhir, pemerintah telah berupaya untuk membangun toleransi dalam moderasi beragama, tetapi fakta pada sejumlah kasus intoleransi antar umat beragama masih sering terjadi. Peristiwa intoleransi ini tidak hanya menimbulkan kerugian finansial tetapi juga memberikan trauma psikologis dan rasa tidak aman dalam memeluk agama dan beribadah. Fakta ini menunjukkan bahwa toleransi dalam moderasi beragama dan penerapan sila pertama Pancasila, yaitu “Ketuhanan Yang Maha Esa” belum terlaksana secara maksimal. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk memberikan penguatan toleransi dalam moderasi beragama di Indonesia melalui menerapkan spiritualitas Daniel. Kehidupan spiritual seseorang kepada Tuhan akan membangun sikap iman yang teguh sekaligus sikap toleransi terhadap sesama umat beragama dengan menolak segala bentuk upaya kekerasan atas nama agama. Keberhasilan Daniel menjadi tokoh moderat yang toleran di Babel dapat menjadi referensi bagi kehidupan toleransi antar umat beragama di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang bersifat interpretatif-teologis, dimana peneliti menafsirkan kitab Daniel dan mempelajari berbagai tulisan dalam buku dan penelitian terdahulu. Hasil dari penelitian ini, terlihat spiritualitas Daniel sangat relevan bagi penguatan toleransi dalam moderasi beragama, yakni dengan membangun komitmen pada nilai kebenaran tanpa sikap fanatisme, menghormati dengan mendukung pemerintah dan hukum negara yang berlaku serta integritas spiritual yang menghadirkan toleransi dan keadilan-sosial.
Unduhan
Referensi
Baskoro, P. K. (2023). Deskriptif Kesalehan Daniel dalam Kitab Daniel 6:1-29 dan Implementasi dan Refleksi Log. Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen), 5. https://jurnal.sttkn.ac.id/index.php/Veritas/article/view/205/pdf
Boiliu, E. R. (2022). Literasi Moderasi Beragama dalam Perspektif Pendidikan Agama Kristen. PEADA’: Jurnal Pendidikan Kristen, 3(2), 120–131. https://doi.org/10.34307/peada.v3i2.69
Daniel, M. T. (2025). A Thematic Exposition of Romans 13: 1-7 and its Implications on Good Governance in Nigeria. Religions Department, University of Ilorin, Ilorin Nigeria. https://doi.org/10.47772/IJRISS.2025.914MG0056
Dolok Bend Franki Pane, Stimson Hutagalung, Exson Eduaman Pane, & Janes Sinaga. (2023). Leadership Education: Leaders of Achievement and Character in the Bible and the Secular World. Jurnal Multidisiplin Madani, 3(2), 343–352. https://doi.org/10.55927/mudima.v3i2.2443
Fauzan. (2023). State Policy Towards Religious Moderation: A Review OfThe Strategy For Strengthening Religious Moderation In Indonesia. Nusantara: Journal of Law Studies, 2. https://doi.org/10.5281/zenodo.17390147
Ferdinan Iskhandar. (2025). Menjadi Saksi di Tengah Diskriminasi: Tafsiran Daniel 1-6 dalam Bingkai Moderasi Beragama di Indonesia. Jurnal Teologi Berita Hidup, 8. https://doi.org/10.38189/jtbh.v8i1.978
Gilon, B. L. (2024). Teladan Keteguhan Iman Bagi Orang Kristen Di Era Post_Modernisme: Kritik Naratif Daniel 1:1-21. Jurnal Pistis: Teologi Dan Praktika, 24. https://doi.org/10.51591/pst.v24i2.159
Hakim, F. L. (2025). Analisis Kebijakan Moderasi Beragama Kementerian Agama dalam Perspektif Institusional. JAKP (Jurnal Administrasi Dan Kebijakan Publik), 10. https://jakp.fisip.unand.ac.id/index.php/jakp/article/view/712/146
Hamdani, D. (2024). Calvinist Ethics as a Framework for Interfaith Harmony. Integritas Terbuka: Peace and Interfaith Studies, 3. https://doi.org/10.59029/int.v3i2.41
Heriyanto, Y. Y. (2025). Moderasi Beragama Dalam Perspektif Etika Kristen: Menemukan Titik Temu Dalam Perbedaan. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 5. https://j-innovative.org/index.php/Innovative
Humas Kemenag RI. (2025, Desember). Indeks Kerukunan Umat Beragama Naik, Tertinggi dalam 11 Tahun. Kemenag RI Bimas Kristen. https://bimaskristen.kemenag.go.id/news-1711-indeks-kerukunan-umat-beragama-naik-tertinggi-dalam-11-tahun.html
Jasmiko. (2025, February). Moderasi Beragama: Konsep, Penerapan, dan Perkembangannya di Indonesia. Fakultas Adab Dan Humaniora. https://fah.uinjkt.ac.id/id/moderasi-beragama-konsep-penerapan-dan-perkembangannya-di-indonesia
Jeine Sherly Tombiling. (2025). PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN PENGUATAN MODERASI BERAGAMA DI KALANGAN REMAJA SMA. Christian Nurture Jurnal Pendidikan Agama Kristen Dan Budaya, 1, 69–73.
Kemenag RI. (2019). Tanya Jawab Moderasi Beragam (Vol. 1). Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI. https://babel.kemenag.go.id/public/files/kristen/Buku_Saku_Moderasi_Beragama-min.pdf
Kristianto, P. E. (2025). Spiritualitas Moderasi Agama dalam Era Pascamodern di Indonesia. Jurnal Dekonstruksi, 11. https://doi.org/10.54154/dekonstruksi.v11i04.348
Kusumastuti, A. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo. https://lib.unnes.ac.id/40372/1/Metode%20Penelitian%20Kualitatif.pdf
Maulana, R. (2025). Pengaruh Toleransi terhadap Interaksi Sosial dalam Mewujudkan Perdamaian di Masyarakat. Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata Dan Perhotelan, 4. https://doi.org/10.55606/jempper.v4i1.5286
Michopoulou, E., & Jauniškis, P. (2020). Exploring the relationship between food and spirituality: A literature review. International Journal of Hospitality Management, 87, 102494. https://doi.org/10.1016/j.ijhm.2020.102494
Nassa, G. S. (2024). Teokrasi dalam Kitab Daniel sebagai Rujukan Prinsip Ketaatan pada Keputusan Pemerintah Eksekutif. KARDIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 2. https://doi.org/10.69932/kardia.v2i2.29
Natonis, H. (2025). Sosialisasi Moderasi Beragama Perspektif Kementrian Agama di GMIT Soar Penkase. Jurnal Abdidas, 6. https://doi.org/10.31004/abdidas.v6i2.1123
Nouvan. (2025, September). Penduduk Indonesia Semester I 2025 Menurut Agama, Islam Masih Mayoritas. Dataloka. https://dataloka.id/humaniora/4599/penduduk-indonesia-semester-i-2025-menurut-agama-islam-masih-mayoritas/
Nurlaili. (2024). Moderasi Beragama di Indonesia: Konsep Dasar dan Pengaruhnya. Moderation : Journal of Religious Harmony, 1. https://doi.org/10.47766/moderation.v1i1.2707
Rosyidi, A. F. (2025, Mei). SIARAN PERS KONDISI KEBEBASAN BERAGAMA/BERKEYAKINAN (KBB) 2024. Setara. https://setara-institute.org/siaran-pers-kondisi-kebebasan-beragamaberkeyakinan-kbb-2024/
Setblon Tembang. (2025). URGENSI KEMATANGAN BERAGAMA BERDASARKAN LUKAS 10: 25-37 DALAM MEMBANGUN SIKAP MODERAT DI TENGAH MASYARAKAT MULTIRELIGIUS. Melo Jurnal Studi Agama-Agama, 5. https://doi.org/10.34307/mjsaa.v5i1.178
Sirait, H. (2025). Menjembatani Ilmu dan Iman: Menelusuri Metode Penelitian Kualitatif dalam Studi Teologi. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan,. https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/13026
Tinungki, B. O. (2025). Kebijaksanaan Daniel: Panduan bagi Guru PAK dalam Menghadapi Transformasi Zaman. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan. https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/11508
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Anugerah Joyser, Yehuda Indra Gunawan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.














